loading...

Yang Dapat Membatalkan Puasa

Loading...

PUASA

Yang Dapat Membatalkan Puasa

Bulan ramadhan adalah bulan penuh ampunan bulan yang sangat ditunggu-tunggu semua umat muslim. Karena bulan ini semua umat muslim berpuasa, menahan hawa nafsu, makan dan minum. Bulan ini datang setahun sekali. Bulan ini juga dikatakan sebagai bulan yang penuh berkah. Karena banyak hal yang dilakukan untuk mendapatkan pengampunan dan ridha Allah. Tergantung bagaimana orang tersebut memanfaatkannya.

Berpuasa di bulan ramadhan hukumnya adalah wajib, bagi yang sudah baligh. Wajib itu apabila dikerjakan mendapatkan pahala, jika ditinggalkan akan mendapatkan dosa. Puasa termasuk rukun islam yang ke tiga. Adapun ayat al-qur’an yang diturunkan allah dalam :

surat al-baqarah : 183,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

yaitu “wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa (QS Al Baqarah:183)”

Dari ayat diatas jelas bahwa, berpuasa pada bulan suci ramadhan hukumnya adalah wajib.

Banyak sekali manfaat jika kita berpuasa. Adapun manfaatnya yaitu kita dapat melatih kesabaran, melatih kita untuk menguasai diri kita sendiri agar tidak mudah emosi, dan dengan berpuasa kita dapat merasakan lapar, haus sebagaimana yang dirasakan oleh fakir miskin ataupun orang yang benar-benar tidak mampu.

Bagi remaja-remaja bahkan dari kalangan ibu-ibu/bapak-bapak, pasti sering bertanya-tanya. Batal gak sih kalau seandainya kita sedang berpuasa tapi kita muntah, menggunjing orang, menyelam dalam air dan sebagainya. Apakah hal-hal tersebut dapat membatalkan puasa?
Disini akan dijelaskan tentang hal tersebut.

loading...

1. Muntah
Ketika kita muntah, batalkah puasa? Muntah ketika kita sedang berpuasa itu tidak apa-apa. Tidak membatalkan puasa tapi jika muntah tanpa disengaja. Misalkan tiba-tiba perut kita merasa mual, terkena debu, atau tercium bau-bau yang busuk. Itu tidak apa-apa. Tetapi kalau muntah disengaja, otu baru yang membatalkan puasa dan wajib qadha. Sebagaimana yang telah dijelaskan Rasulullah saw bahwa “Barang siapa tidak sengaja muntah maka tidak wajib atasnya qadha, barang siapa sengaja muntah maka wajib atasnya qadha” (HR Turmudzi dan Abu Daud).

2. Batalkah puasa ketika air mani tidak sengaja keluar?
Keluarnya mani perempuan atau laki-laki tidak disengaja, tidak akan membatalkan puasa. Jika seseorang mengkhayal, melihat gambar, atau hal-hal yang dapat membuat mani keluar. Maka puasanya batal dan wajib bersuci dangan mandi besar.

3. Datangnya haid setelah matahari hampir terbenam. Batalkah puasa?
Berpuasa dimulai dari menjelang fajar sampai tenggelamnya matahari. Seperti yang telah dinyatakan oleh Abdullah bin sahalih al-qushair bahwa “jika perwmpuan mengalami haid disiang hari meskipun hanya dalam waktu beberapa saat menjelang maghrib, maka puasanya batal. Karena haid adalah salah satu penghalang bagi puasa ramadhan.

4. Batalkah puasa, jika kita menyelam dalam air?
Menyelam dalam air hukumnya adalah makruh. Makruh adalah apabila dikerjakan tidak apa-apa dan jika ditinggalkan akan mendapat pahala. Jadi menyelam dalam air saat berpuasa tidak batal. Tetapi jika ia menyelam dalam air, kemudian air tersebut sampai masuk ke lambung, maka akan membatalkan puasa. Misalkan, ketika ia sedang menyelam tiba-tiba ia mengeluarkan angin dari lubang dubur, air akan masuk melalui lubang dubur, dubur itu menuju ke lambung. Maka puasanya batal.

5. Apakah menelan air liur dapat membatalkan puasa?
Air liur adalah proses pencernaan yang membantu menguraikan zat-zat makanan sampai ke kerongkongan dan lambung. Pendapat ulama mazhab hanbali mengatakan, jika ir liur masuk ke dalam kerongkongan kemudian ke lambung, maka tidak membatalkan puasa. Tetapi jika keluar lebih banyak kemudian ditelan, makruh hukumnya.

Jadi dari penjelasan diatas bahwa, bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dimana semua umat muslim berpuasa menahan hawa nafsu, lapar dan haus. Puasa dilakukan selama 1 bulan penuh antara 29-30 hari. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang sering terdengar, batal gak siih kalau kita muntah, menyelam dalam air atau sebagainya. Dari beberapa penjelasan diatas telah dijelaskan bahwa, jika perbuatan kita tidak disengaja maka puasanya tidak batal dan bisa bersuci dengan berwudhu agar puasanya berkah. melainkan jika perbuatan yang dilakukan dengan sngaja maka akan membatalkan puasa.

loading...

Leave a Reply