loading...

Pengertian Faktor Produksi – Definisi & Jenisnya

Faktor Produksi

Faktor produksi merupakan semua komponen yang mendukung suatu proses produksi, baik produksi barang maupun jasa. Faktor produksi adalah salah satu hal terpenting yang ada di dalam proses produksi. Proses produksi tidak akan bisa berjalan dengan lancar apabila faktor-faktor produksi tidak ada secara lengkap.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya untuk mengetahui apa saja faktor produksi tersebut dan apa saja aspek-aspek yang ada di dalamnya seperti yang dijelaskan di bawah ini.

 

Apa itu Produksi?

Produksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia untuk mengubah suatu benda guna mendapatkan tambahan nilai guna dari benda tersebut. Benda tersebut akan diubah menjadi suatu benda lain yang lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia. Produksi dibedakan menjadi dua jenis yang berbeda, yang pertama adalah produksi jasa dan yang kedua adalah produksi barang.

Produksi jasa adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk menambah nilai guna suatu benda tanpa mengubah bentuk dan sifat asli dari benda tersebut. Sedangkan produksi barang adalah kegiatan manusia untuk menambah nilai guna suatu benda dengan mengubah bentuk dan sifat asli dari benda tersebut sehingga menghasilkan suatu barang baru yang benar-benar berbeda dari barang aslinya.

Produksi barang dan jasa sama-sama diperlukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan. Kedua jenis produksi ini hanya berbeda pada penggunaannya.

 

Apa itu Faktor Produksi?

Faktor produksi ditinjau secara ilmu ekonomi adalah segala sumber daya yang diperlukan dan dibutuhkan guna memperlancar sebuah proses produksi, baik itu produksi barang dan produksi jasa.

Faktor produksi terbagi menjadi lima kelompok yang harus dipenuhi dalam setiap proses produksi. Lima kelompok ini adalah tenaga kerja, modal, sumber daya fisik, sumber daya informasi dan juga kewirausahaan. Kelima hal ini harus dilengkapi agar sebuah proses produksi dapat berjalan lancar dan tidak terhambat. Lima hal penting dari faktor produksi ini akan dijelaskan secara lengkap pada poin di bawah ini.

 

Macam-Macam Faktor Produksi

Faktor Produksi Tenaga Kerja

Di dalam ilmu politik, faktor produksi tenaga kerja diartikan sebagai suatu alat berupa kekuatan fisik serta otak manusia yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan sebuah proses produksi.

Tenaga kerja manusia adalah salah satu faktor produksi tenaga kerja yang kedudukannya sangat dibutuhkan dalam suatu proses produksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Faktor produksi tenaga kerja masuk di dalam golongan faktor produksi asli.

Faktor produksi tenaga kerja memiliki tiga unsur penting di dalamnya, yakni unsur fisik, unsur pikiran dan unsur keahlian atau skill. Tenaga kerja yang baik harus memenuhi tiga unsur ini. Berdasarkan tiga unsur ini maka faktor produksi tenaga kerja dapat dibedakan menjadi beberapa kategori berdasarkan pada kualitas dan sifat kerjanya. Berikut penjelasannya:

1. Tenaga Kerja Terdidik

Tenaga kerja terdidik adalah jenis tenaga kerja yang memerlukan suatu pendidikan tertentu agar bisa melaksanakan pekerjaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Contoh dari tenaga kerja terdidik adalah dokter, pengacara, ahli akuntansi, dan lain sebagainya.

2. Tenaga Kerja Terampil

Tenaga kerja terampil adalah jenis tenaga kerja yang memerlukan keahlian di suatu bidang keterampilan tertentu agar dapat bekerja dengan baik. Keahlian ini bisa didapatkan di badan-badan kursus dan balai pelatihan.

loading...

Contoh dari tenaga kerja terampil adalah montir, teknisi, ahli mesin dan lain sebagainya.

3. Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih

Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah jenis tenaga kerja yang tidak membutuhkan pendidikan atau pun pelatihan untuk menjalankan pekerjaannya. Tenaga kerja seperti ini biasa disebut sebagai buruh kasar.

Contoh dari tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah pemulung, tukang sapu, tukang becak dan lain sebagainya.

 

Faktor Produksi Modal

Faktor produksi modal atau capital adalah barang-barang ataupun peralatan yang berguna untuk membantu melancarkan proses produksi. Modal sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yang berbeda-beda seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1. Berdasarkan Sumber Modal

Berdasarkan sumber modalnya, modal dibagi menjadi dua jenis yakni modal sendiri dan modal asing. Modal sendiri adalah modal yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri.

Sedangkan modal asing adalah modal yang diberikan oleh pihak dari luar perusahaan seperti investor ataupun pinjaman dari bank.

2. Berdasarkan Bentuknya

Modal berdasarkan bentuknya dibagi menjadi modal konkret dan modal abstrak. Modal konkret adalah modal yang dapat dilihat secara fisik dan dapat digunakan untuk melakukan proses produksi seperti alat-alat, mobil, pabrik dan lain sebagainya.

Sedangkan modal abstrak adalah modal yang tidak dapat dilihat secara fisik seperti hak paten dan merek dagang.

3. Berdasarkan Kepemilikannya

Modal berdasarkan kepemilikannya dibagi menjadi dua yakni modal individu dan modal masyarakat. Modal individu adalah modal yang dimiliki oleh perseorangan guna mendapatkan keuntungan bagi pemiliknya.

Sedangkan modal masyarakat adalah modal yang digunakan oleh pemerintah untuk keperluan umum seperti jalan raya dan jalan tol.

4. Berdasarkan Sifatnya

Modal berdasarkan sifatnya dibagi menjadi modal lancar dan modal tetap. Modal lancar adalah modal yang habis setelah digunakan untuk satu kali produksi seperti bahan baku produksi.

Sedangkan modal tetap adalah modal yang dapat digunakan berulang kali seperti mesin produksi.

 

Faktor Produksi Sumber Daya Fisik

Faktor produksi sumber daya fisik adalah segala sesuatu yang ada dan disediakan oleh alam serta dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk melakukan proses produksi.

Sumber daya fisik adalah segala hal yang ada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia.

 

Faktor Produksi Sumber Daya Informasi

Sumber daya informasi adalah faktor produksi terpenting yang berikutnya. Sumber daya informasi adalah segala hal yang berhubungan dengan data yang sangat dibutuhkan oleh suatu badan atau perusahaan untuk melakukan sebuah proses produksi.

Data ini dapat berbentuk data saham, ramalan kondisi keuangan dunia, ramalan kondisi pasar dan lain sebagainya.

 

Faktor Produksi Kewirausahaan

Faktor produksi kewirausahaan adalah para pengusaha atau para penggerak usaha itu sendiri. Pengusaha adalah ujung tombak dari suatu perusahaan dan bertujuan untuk mengembangkan perusahaannya ke arah yang lebih baik lagi. Pengusaha haruslah orang yang bermental wirausaha dan paham benar dengan usaha yang tengah dijalaninya.

Pengusaha haruslah memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang manajemen perusahaan serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar usaha yang dijalani semakin lancar.

 

Faktor produksi haruslah dipenuhi sebelum memulai proses produksi. Hal ini bertujuan agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan berarti apapun. Lima faktor produksi di atas sangatlah penting untuk dipenuhi. Dan yang tak kalah penting adalah mempersiapkan mental untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin hari semakin ketat.

Demikianlah rangkuman informasi mengenai Pengertian Faktor Produksi – Definisi & Jenisnya; semoga informasi di atas bermanfaat bagi para pembaca.

loading...

Leave a Reply