loading...

24 Contoh Kode Etik Profesi Guru Profesional di Indonesia [Terbaru!]

Guru merupakan salah satu profesi yang sangat mulia sekali. Karena guru memberikan banyak sekali ilmu kepada muridnya, supaya mereka bisa menjadi pintar dan juga sukses. Sehebat apapun kita saat ini, pasti tak akan terlepas dari peran guru yang sudah mendidik kita.

Namun profesi guru juga ternyata memiliki kode etik yang harus mereka taati, sama halnya dengan berbagai macam jenis profesi lainnya yang juga memiliki kode etik, yang nantinya akan di jadikan sebagai pedoman dalam bersikap dan juga berperilaku, dan memberikan nilai-nilai moral dalam mendidik para siswanya.

Sebab menjadi guru ini tak hanya sekedar membagikan ilmu yang mereka miliki saja, namun juga guru pun memiliki tanggung jawab supaya bisa mencerdaskan kehidupan bangsa serta supaya bisa meningkatkan kualitas dari bangsa Indonesia ini.

Tak terbayangkan  jika profesi guru tidak ada, pastinya kita pun akan mengalami kesulitan, terutama untuk mendapatkan berbagai macam ilmu yang bermanfaat yang bisa kita jadikan sebagai bekal kelak untuk mencapai cita-cita dan masa depan yang  lebih baik lagi.

Berikut ini kami akan membahas mengenai beberapa dari kode etik guru yang tentu saja harus mereka patuhi dan juga jalani, diantaranya yaitu :

loading...

24 Contoh Kode Etik Profesi Guru Profesional di Indonesia

Kode Etik Guru

via www.advancedpartnerships.com

  1. Hubungan guru dengan para peserta didiknya

  • Dalam mengajar, melatih, membimbing para peserta didiknya, guru harus bersikap dan berperilaku secara profesional.
  • Guru juga memiliki tugas untuk bisa membimbing para peserta didiknya supaya bisa memahami, menghayati dan juga mengamalkan hak-hak serta kewajiban yang harus di lakukan sebagai seorang individu, pelajar dan juga masyarakat.
  • Guru juga harus mengetahui, bahwa setiap peserta didiknya memiliki karakteristik yang berbeda, dan mereka berhak untuk bisa mendapatkan layanan dari pembelajaran tersebut.
  • Guru memiliki kewajiban untuk menghimpun atau mendapatkan banyak informasi mengenai peserta didiknya, dan nantinya bisa di pakai untuk mendukung kepentingan proses pendidikan.
  • Guru juga harus memberikan kasih sayang dengan peserta didiknya, dan menghindari yang namanya kekerasan fisik.
  • Guru memperlakukan para peserta didiknya secara adil tanpa membeda-bedakan.
  • Guru dilarang untuk menggunakan hubungan dan juga tindakan profesional dengan para peserta didiknya untuk kepentingan pribadi.

 

  1. Hubungan guru dengan orang tua atau wali siswa

  • Guru berusaha untuk bisa membina atau menjalin hubungan kerja sama yang efektif dan juga efisien dengan para orang tua murid atau wali untuk mendukung proses kelancaran pendidikan.
  • Guru juga memiliki kewajiban untuk memberikan berbagai macam informasi mengenai para peserta didiknya secara jujur dan juga objektif kepada para orang tua atau wali murid.
  • Guru wajib menjaga informasi setiap peserta didik kepada orang lain yang bukan menjadi orang tua atau wali murid.
  • Guru juga harus memberikan motivasi kepada para orang tua atau wali murid, agar bisa membantu dan berpartisipasi dalam meningkatkan kemajuan dan juga kualitas pendidikan.
  • Guru memberikan hak kepada para orang tua atau wali murid untuk melakukan konsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan
  • Guru dilarang untuk menggunakan hubungan dan juga tindakan profesional dengan para orang tua atau wali murid untuk kepentingan pribadi.

 

  1. Hubungan guru dengan masyarakat

  • Guru harus menjalani komunikasi dan juga kerja sama yang harmonis, efektif dan juga efisien dengan masyarakat, agar bisa membantu untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan.
  • Guru bisa menampung dan juga mengakomodasikan berbagai macam aspirasi masyarakat, dalam hal mengembangkan dan juga meningkatkan kualitas pendikan
  • Guru juga harus peka terhadap berbagai macam perubahan yang terjadi dan ada didalam masyarakat.
  • Guru harus bekerja sama dengan masyarakat untuk bisa berperan secara aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan juga kesejahteraan para peserta didiknya.

 

  1. Hubungan guru dengan sekolah

  • Guru harus menjaga, memelihara, dan meningkatkan kinerja , prestasi, dan juga reputasi dari sekolah.
  • Guru harus bisa menciptakan suasana yang kekeluargaan baik itu di dalam dan juga luar lingkungan sekolah.
  • Guru harus bisa menciptakan atau melaksanakan proses yang kondusif, terutama dalam kegiatan belajar dan mengajar.
  • Guru harus saling menghormati dan membimbing antar rekan kerja

 

  1. Hubungan guru dengan profesi

  • Guru harus menjunjung tinggi jabatan yang dimilikinya, yaitu profesi sebagai guru
  • Guru juga harus terus menerus meningkatkan kompetensi yang dimilikinya
  • Guru harus berusaha untuk bisa mengembangkan dan juga memajukan disiplin ilmu pendidikan, terutama adalah bidang studi yang memang di ajar olehnya.

 

Sebagai guru, pastinya mereka pun harus tampil profesional baik  itu dalam mendidik, mengajar, mengarahkan dan juga membimbing para murid-muridnya. Baik itu untuk melatih dan mengevaluasi para peserta didiknya yang menempuh pendidikan dasar, pendidikan menengah dan juga pendidikan atas.

Dengan kehandalan yang dimiliki oleh para guru, maka di harapkan bisa menjadi sumber daya utama agar bisa mendidik para  anak-anak bangsa supaya menjadi manusia yang bertakwa kepada sang pencipta, memiliki akhlak yang mulia , memiliki ilmu yang cukup, bisa mandiri, kreatif, bertanggung jawab dan yang lainnya.

Apalagi yang namanya guru ini menjadi teladan bagi para muridnya, dan menjadi panutan.

Oleh karena itu memang wajar saja kalau guru ini menjadi salah satu profesi yang sangat mulia sekali. Karena tanpa adanya seorang guru, kita akan sangat kesulitan sekali untuk bisa mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat.

Demikianlah artikel 24 Contoh Kode Etik Profesi Guru Profesional di Indonesia [Terbaru!]; jangan sungkan meninggalkan komentar atau pertanyaan.

loading...

Leave a Reply