loading...

Bunyi – Gelombang, Cepat Rambat, Pemantulan, Resonansi

Bunyi

Gelombang Bunyi

Gelombang bunyi dihasilkan oleh benda bergetar sehingga menyebabkan gangguan kerapatan pada medium. Gangguan ini berlangsung melalui interaksi molekul-molekul medium sepanjang atah perambatan gelombang. Adapun molekul hanya bergetar ke depan dan ke belakang disekitar posisi kesetimbangan.

Gelombang bunyi merupakan gelombang logitudinal yang terjadi karena adanya rapatan renggangan medium baik gas, cair, maupun padat. Apakah setiap getaran dapat menghasilkan bunyi? Cobalah kamu jatuhkan sekeping uang logam ke lantai. Dapatkah kamu mendengar suara dari uang logam?

Selanjutnya jatuhkan benda yang ringan. Misalnya sesobek kertas diatas lantai. Masih dapatkah kamu mendengar suara jatuh kertas tersebut.

Kedua percobaan diatas menunjukkan bahwa tidak semua getaran menghasilkan bunyi.

Cepat Rambat Bunyi

Bunyi dapat merambat melalui berbagai medium, baik padar, gas, maupun cair. Seperti ketika kita mendengar petir, pernahkah kamu mengamati bahwa ada selang waktu antara kalian petir dengan bunyi guntur yang kita dengar? Mengapa?

Hal ini dikarenakan bunyi memerlukan waktu untuk merambat sampai ke telinga kita. Sementara cepat rambat cahaya jauh lebih besar dari pada cepat rambat bunyi diudara. Dengan demikian, waktu yang diperlukan oleh cahaya dan bunyi guntur ke telinga akan memiliki perbedaan yang cukup besar.

Seperti bunyi guntur yang dapat merambat melalui medium gas. Laju gelombang bunyi pada suatu medium bergantung dari sifat medium tersebut. Selain gelombang bunyi dapat merambat melalui fluida, gelombang bunyi juga dapat merambat melali zat padat. Pada zat padat misalnya, besi.

Pemantulan Bunyi

Saat gelombang bunyi bergerak menembus udara, gelombang bunyi itu mendorong molekul udara didepannya. Partikel-partikel udara ini kemudian menabrak lebih banyak partikel lainnya dan juga mendorongnya dalam serangkaian gelombang. Ketika gelombang ini mencapai telinga, kamu mendengarnya sebagai bunyi.

Rambatan gelombang bunyi dari sumber bunyi tidak selalu langsung sampai ke telinga. Gelombang bu yi dapat saja terpantulkan untuk sampai ke pendengar. Jika sebuah gelombang bunyi mengalami pemantulan, maka wakti yang akan diperlukan untuk sampai pada pendengar semakin lama, karena jarak tempuh yang semakin besar.

loading...

Sifat pemantulan gelombang bunyi kemudian dimanfaatkan orang untuk mengukur jarak suatu benda dengan sumber bunyi. Sonar merupakan alat yang sering digunakan pada kapal untuk mendeteksi jarak suatu objek dengak kapal, termasuk juga kendaraan laut. Sonar disingkat dari sound navigation and ranging adalah sistem deteksi dengan menggunakan pantulan gelombang bunyi untuk nevigasi air.

Sistem ini banyak digunakan untuk mendeteksi kedalaman laut maupun sasaran objek dibawah permukaan laut. Tipe gelombang yang digunakan sonar adalah gelombang ultrasonik. Pulsa gelombang ini dipancarkan oleh sebuah generator pembangkit gelombang ultrasonik dan pemantulannya akan dideteksi dengan menggunakan mikrofon yang sangat peka yang disebut hydrophone.

Interferensi Bunyi

Cobalah kamu melempat dua buah kerikil yang ukurannya sama pada sebuah kolam air yang tenang. Jika kedua kerikil jatuh pada tempat berdekatan, riak gelombang yang dihasilkan akan saling bertemu. Pertemuan kedua riak gelombang tersebut menggambarkan adanya pola interferwnsi gelombanh. Hal yang sama juga terjadi jika dua gelombanh bunyi yang berdekatan bertemu.

Intererensi bunyi terjadi jika dua buah sumber bunyi yanh koheren sampai ketelinga kita. Pada suatu titik bunyi akan terdengar lebih kuat jika pada titik tersebut terjadi inteferensi konsttuktif (saling memperkuat) sebaliknya akan terdengar lemah jika terjadi interferensi destruktif (saling memperlemah).

Resonansi bunyi

Resonansi menghasilkan pola gelombang stasioner yang tersiri atas perut dan simpul gelombang dengan panjang gelombang tertentu. Pernahkah kamu memainkan gitar akustik. Pada saat senar gitar dipetik, udara yang ada dalam ruangan pada bagian gitar tersebut turut bergetar dengan frekuensi yang sama dengan frekuensi getaran dawai.

Pada saat gelombang berdiri terjadi pada senar maka senar akan bergetar pada tempatnya. Pada saat frekuensinya sama dengan frekuensi resonansi, hanya diperlukan sedikit usaha untuk menghasilkan amplitudo besar. Hal inilaj yang terjadi saat senar dipetik.

***

Dengan demikian, bunyi adalah gelombang longitudinal yang dapat merambat melalui berbagai medium baik gas, cair maupun padat. Gelombang bunyi dibedakan atas ultrasonik, daerah audio, dan ultrasonik. Gelombang bunyi dapat mengalami pemantulan dan interferensi.

loading...

Leave a Reply