Kesetaraan Antar Satuan ukur

GuruMurid.com Matematika Satuan pengukuran adalah satuan untuk mengukir hasil pengukuran.
Pada unit ini akan mempelajari tentang satuan panjang, satuan berat, satuan waktu, dan satuan kuantitas.

A. Pengukuran panjang

Pengukuran panjang adalah kegiatan yang dilakukan dengan mengukur suatu benda dan ditetapkan dalam satuan.
Seperti contoh:
Jika kita mengukur sebuah buku, maka kita akan memerlukan sebuah mistar/penggaris sebagai alat ukur untuk mengukur. Setelah diukur kamu akan mendapatkan suatu angka yang menunjukkan panjang benda itu. Misal panjang buku 5 sentimeter yang disingkat cm. Atau panjang sebuah bambu 10 meter disingkat m.
Angka 5 dan 10 diatas menunjukkan panjangnya suatu benda tersebut. Sedangkan sentimeter (cm) dan meter (m) merupakan satuan.
Satuan ukuran panjang digambarkan dengan tangga satuan

satuan panjang

Gambar tangga diatas, menunjukkan bahwa setiap satuan pada tangga bagian atas nilainya lebih besar dari satuan yang berada pada tangga bawah untuk nilai yang sama. Misalnya, 8 km lebih besar dari 8 hm, dan 13 m lebih besar dari 13 dm.
setiap satuan dapat diubah kesatuan lain yang ada pada tangga tersebut. Setiap naik satu tangga dibagi 10
Setiap turun satu tangga dikali 10.

Perhatikan contoh dibawah ini.

1. Panjang sebuah papan tulis adalah 48 hm. satuan panjang papan tulis itu adalah cm. Maka satuan hm harus diubah menjadi cm.
Pada tangga satuan cm berada 4 tangga dibawah hm. Oleh karena itu kalikan angka pengukuran dengan 10 sebanyak 4x.
Jawab :
48hm = 48 x (10x10x10x10)
          = 48 x 10.000
          = 48.000
Jadi, panjang papan tulis adalah 48.000

2.  4 hm + 2 dam = . . . . . . m
Jawab :
Satuan angka diatas harus  diubah menjadi m
4 hm   = 4 x 100 m   =  400 m
2 dam = 2 x 10 m     =  20 m
Jadi, 400 m + 20 m = 420 m

B. Berat

Jika kamu mengukur suatu benda, kamu akan mendapatkan suatu angka yang menunjukkan berat benda itu. Misal berat gandum 7 kilogram disingkat 7 kg. Berat beras 3 kuintal disingkat 3 kw.
Angka 7 dan 3 menunjukkan berat benda. Sedangkan kilogram dan kuintal adalah satuan ukuran beratnya.

Perhatikan gambar tangga satuan dibawah ini

satuan berat

1 ton         = 1.000 kg
1 Kuintal  = 100 kg
1 ton         = 10 kuintal
1 kg           = 10 ons
1 kg           = 2 pon
1 pon         = 5 ons
1 ons         = 100 gram
Hg              = ons

Penggambaran satuan berat dengan tangga menunjukkan bahwa setiap satuan yang berada pada suatu tangga adalah kelipatan dari satuan pada tangga yang lain.
– Jika kamu ingin mengubah satuan tangga pada bagian atas menjadi satuan tangga dibawah maka kalikan angka pengukuran itu dengan kelipatan 10.
– Jika kamu ingin mengubah satuan pada tangga dibawah menjadi satuan tangga diatas, maka bagikan angka pengukuran itu dwngan kelipatan 10..

Contoh :
1. Yanti membeli 45 ons bawang, 8 ons cabe, 5 kg telur dan 25 kg saos sambal. Berapa hg jumlah semua barang yang dibeli yanti?
Penyelesaian :
Dik :
Yanti membeli
Bawang          = 45 ons
Cabe               = 3 kg
Gula pasir      = 5 pon
Saos sambal  = 25 kg

Dit : berapa hg berat barang dibawa Yanti

Dijwb :
45 ons  = 45 hg
3 kg      = (3 x 10) = 30 hg
5 pon    = (5×10)   = 50 hg
25 kg    = (25×10) = 250 hg

Jadi
Bawang          =  45 hg
Cabe               =  30 hg
Gula pasir      =  50 hg
Saos sambal  =  250 hg
=  375 hg

Jadi, berat semua barang yang dibeli yanti adalah 375 hg.

C. Waktu

– Mengenal jam, menit dan hubungannya
1 menit     = 60 detik
1 jam         = 60 menit
1 jam         = 3600 detik
1 hari        = 24 jam
1 pekan     = 7 hari
1 bulan      = 4 pekan
1 bulan      = 28, 29, 30, 31 hari

Jam tepat artinya jarum menit atau jarum panjang tepat menunjuk angka 12.
Jam seperempat berarti 15 menit. jarum jam menunjukkan angka 3 = lewat 15 menit dan 9 = kurang 15 menit
Contoh :

jam

– Mengenal tahun, windu, abad dan dasawarsa
Perhatikan satuan waktu dibawah ini :
1 tahun             = 12 bulan
1 tahun             = 52 pekan
1 tahun             = 365 atau 366 hari
1 windu             = 8 tahun
1 dasawarsa     = 10 tahun
1 abad                = 100 tahun

Setiap satuan dapat diubah ke satuan lain dengan menyetarakannya dengan satuan diatas.

Contoh :
1. 3 windu = . . . . . . Tahun
Penyelesaian
1 windu  = 8 tahun
= 8 x 3 = 24 tahun
Jawab
3 windu  =  8 x 3 = 24 tahun

Jadi, 3 windu = 24 tahun

2. 35 menit + 4 jam  = . . . . . . Menit
Penyelesaian
1 jam       = 60 menit
4 jam       = 4 x 60 menit
= 240 menit
35 menit = 35 menit
Jawab
35 menit + 4 jam = 35 menit + 240
    menit
= 275 menit

Jadi, 35 menit + 4 jam = 275 menit

D. Kuantitas

Kuantitas artinya jumlah
Jadi, satuan pengukuran kuantitas adalah satuan pengukuran jumlah
Perhatikan satuan pengukuran jumlah dibawah ini:
1 lusin   = 12 buah
1 gros   = 144 buah
1 gros   = 12 lusin
1 kodi    = 20 lembar atau 20 helai
1 rim     = 500 lembar

Contoh :
1. 4 lusin = . . . . . . Buah
1 lusin = 12 buah
4 lusin = 4 x 12 buah
= 48 buah

Jadi, 4 lusin = 48 buah

2. 2 lusin + 3 gros = . . . . .
Jawab
1 lusin = 12 buah
2 lusin = 2 x 12 buah
= 24 buah

1 gros = 144 buah
3 gros = 3 x 144 buah
= 432 buah

Jadi,
2 lusin + 3 gros = 24 buah + 432 buah
= 456 buah

2. 15 kodi – 108 buah = . . . . . Lusin
Angka-angka tersebut harus diubah menjadi lusin.
1 lusin      = 12 buah
1 kodi       = 20 lembar
15 kodi     = 15 x 20 = 300 buah
108 buah  = 108 buah

300 buah – 108 buah = 192 buah

192 buah  = 192 : 12 lusin
= 16 lusin
Jadi, 15 kodi – 108 buah = 16 lusin

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Angka pengukuran dan berat jika satuannya turun satu tangga maka dikalikan dengan kelipatan 10. Sedangkan jika naik satu tangga maka dibagi dengan kelipatan 10.
2. Setiap kesetaraan satuan waktu dapat diubah ke satuan lainnya dan ketika jarum jam panjang menunjukkan angka 12 maka jam tersebut disebut jam tepat.
3. Kesetaraan satuan juga dapat digunakan dalam operasi hitung pwnjumlahan dan pengurangan.

Leave a Reply