Pengaruh Cuaca Terhadap Kehidupan Manusia

Cuaca merupakan keadaan udara pada suatu tempat dan pada waktu tertentu. Keadaan cuaca selalu berubah-ubah disetiap daerah. Ada yang kemarau, ada yang dingin, ada yang mendung, hujan dan sebagainya. Keadaan cuaca dipengaruhi oleh tiga unsur yaitu matahari, angin dan air. Matahari dapat menghasilkan energi yang dapat mengendalikan air. Angin membawa awan dan bergerak menuju tempat yang lebih tinggi sambil membawa uap air sehingga terjadi hujan.

Pengaruh Cuaca Terhadap Kehidupan Manusia itu sangat berpengaruh. Seperti halnya, pada saat musim penghujan, udara banyak mengandung uap air dan cahaya matahari tidak akan terasa karena adanya air hujan.
Pernahkah kamu membayangkan atau melihat kegiatan para petani bercocok tanam? Saat musin penghujan tanah disekitar perkebunan akan menjadi basah dan lembab. Berbagai jenis tumbuhan menyukai kondisi seperti ini dan ada pula yang tidak menyukainya.

baca juga pengaruh hujan terhadap kehidupan

Selain itu, ketika musim kemarau pengaruh sinar matahari sangat terasa. Tanah didaerah perkebunan tersebut menjadi kering akibat suhu permukaan bumi yang tinggi. Tumbuhan yang memiliki akar panjang dan daun yang berselaput lilin yang mempu bertahan pada kondisi seperti ini. Kemudian juga berpengaruh terhadap pakaian yang kita jemur sehabis mencuci. Pakaian basah yang kita jemur akan cepat mengering karena terkena sinar matahari dibandingkan pada saat cuaca mendung ataupun hujan. Pada musim kemarau juga air sangat sulit diperoleh.

Keadaan cuaca juga berpengaruh terhadap pakaian yang kamu gunakan. Saat musim hujan, suhu udara sangat dingin. Manusia membutuhkan pakaian tebal untuk mengatasi suhu yang sangat dingin agar tubuh tidak kedinginan. Pakaian yang digunakan biasanya terbuat dari bahan wol. Saat musim hujan kamu juga tidak boleh lupa untuk membawa payung ataupun jas hujan saat keluar rumah.

Jadi, keadaan cuaca sangat berpengaruh terhadap aktivitas yang kita lakukan setiap harinya. Keadaan cuaca ini disebabkan oleh matahari, angin dan air. Pada saat musim penghujan, akan menghambat aktivitas kita. Misalkan akan pergi ke sekolah atau kekantor tempat kamu bekerja. Tetapi hujan sangat deras tak kunjung reda. Hal itu akan menghambat kegiatanmu dan kedatanganmu akan tertunda sampai ketujuan. Hujan terjadi karena adanya pemanasan air menjadi uap. Uap air kemudian mengembun membentuk awan. Dalam awan terdapat uap air yang jumlahnya ribuan. Butiran uap air jatuh ke bumi sebagai hujan karena pengembunan. Pada saat musim penghujan jangan lupa bawa payung dan jas hujan. Begitu juga pada musim kemarau, pada saat musim kemarau, tanah-tanah menjadi kering, banyak tanaman yang mati karena kekurangan air. Saat musim kemarau biasanya manusia memakai pakaian tipis dan menyerap keringat. jangan lupa baca juga bentuk-bentuk dari gejala alam

Leave a Reply