Penerapan Radioaktif Pada Kehidupan

radioaktifnuklir

Penerapan Radioaktif Pada Kehidupan

Kita telah bergantung pada energi minyak dan gas. Lalu bagaimana jika seandainya cadangan energi kita habis? Tentunya kita membutuhkan energi alternatif yang harus digunakan.

Energi nuklir adalah energi yang dapat dijadikan energi alternatif jika dimanfaatkan dengan benar.

Seperti kita ketahui, kebutuhan energi minyak dan gas semakin hari semakin bertambah. Sementara itu cadangan minyak gas semakin menipis. Untuk mengatasi menipisnya sumber energi minyak dan gas, kita dapat menggunakan sumber energi alternatif. Reaktor nuklir seperti yang telah dijelaskan diatas sebagai sumber energi yang memanfaatkan reaksi inti, baik reaksi fisi maupun fusi.

A. Reaktor Nuklir
Reaksi fisi berantai menghasilkan energi yang sangat besar. Reaksi ini sangat berbahaya jika terjadi dialam bebas karena dapat menimbulkan ledakan dan kerusakan yang sangat besar.

Reaksi fisi dapat bermanfaat bagi penyediaan energi jika dapat dilakukan secara terkendali. Tempat berlangsungnya reaksi fisi terkendali ini disebut dengan reaktor nuklir/reaktor atom.

Berikut ada komponen utama sebuah reaktor nuklir yaitu:
1. Perisai Radiasi
Perisai radiasi merupakan bagian reaktor yang berfungsi untuk mencegah sinar-sianar radioaktif yang berbahaya bagi kehidupan.
2. Moderator
Moderator adalah bagian reaktor yang berfungsi untuk mengurangi energi kinetik neutron, sehingga dihasilkan neutron lambat untuk melakukan fisi berantai.
3. Bahan bakar
Bahan bakar merupakan sumber energi reaktor. Bahan bakar pada reaktor air ringan menggunakan uranium oksida. Bahan bakar ini ditempatkan dalam tabung panjang dari kuarsa zirkonium yang dirakit bersama batang kendali yang dapat digerakkan kedalam teras reaktor.
4. Batang kendali
Betang kendali berfungsi sebagai penyerap neutron untuk mengendalikan reaksi neutron untuk mengendalikan reaksi fisi yang terjadi (tingkat kekritisan reaktor). Bayang kendali terbuat dari bahan yang mudah menyerap neutron, misalnya kadmium.

B. Reaktor Daya
Reaktor daya adalah reaktor yang berfungsi sebagai pembangkit listrik (PlTN). Pada reaktor daya, energi panas yang dihasilkan dari reaktor nuklir digunakan untuk membangkitkan uap yang kemudian digunakan sebagai penggerak turbin pada pembangkit tenaga lisrik.

C. Pemanfaatan Radio isotop
Selain digunakan sebagai reaktor nuklir, reaksi inti juga dapat digunakan dalam berbagai bidang. Pemanfaatan ini dilakukan dengan menggunakan isotop inti atom.

Inti-inti atom yang memiliki nomor (Z) sama tetapi nomor massa (A) berbeda disebut isotop. Isotop-isotop ini memiliki sifat kimia yang sama. Sebuah inti dapat memiliki satu/lebih isotop. Pada umumnya, isotop-isotop ini tdiak stabil. Sehingga untuk menuju kestabilan isotop memancarkan partikel radioaktif. Isotop seperti ini disebut sebagai radioisotop atau isotop radioaktif.

Radioisotop banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, misalnya bidang pertanian, peternakan, kedokteran dan kepurbakalaan.
1. Bidang teknologi pertanian
Radioisotop dalam bidang pertanian dapat digunakan sebagai pelacak (tracer) untuk menganalisis proses fotosintesis. Misalnya, isotop dilarutkan dalam air dan disuntikkan pada akar. Proses metabolisme pada tumbuhan tersebut dapat diacak dengan menggunakan detektor radioaktif.

2. Bidang teknologi peternakan
Penggunaan teknik nuklir falam penelitian dan pengembangan bidang peternakan memerlukan kepekaan deteksi tinggi dan akurat agar diperoleh has perunutan yang efektif, efisien, aman dan ekonomis. Perunutan merupak proses pemanfaatan senyawa yang ditandai dengan radioisotop untuk mengetahui mekanisme suatu sistem biologi.

Pemanfaatan teknik nuklir untuk perunutan berdasarkan sifat pengaplikasiannya dibagi menjadi dua yaitu pemanfaatan yang bersifat in vivo yang bertujuan untuk menggambarkan proses biologi yang terjadi dilingkungan asalnya. Pada proses in vivo radioisotop diberikan langsung pada hewan ternak dan in vitro bertujuan untuk menggambarkan proses biologi yang terjadi diluar tubuh hewan. Pada proses in vitro waktu yang diperlukan radioisotop untuk meluruh hingga mencapai separuh aktivitasnya.

Hasil-hasil teknogi Bahan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang memanfaatkan teknik perunutan adalah suplemen pakan urea multinutrient moladess blok (UMMB) dan radiommuno assay (RIA). Suplemen pakan UMMB merupakan suplemen pakan (SP) untuk ternak ruminansia, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Ciri khas dari ternak ruminansia adalah adanya rumen yang merupakan ekosistem mikroba yang berperan dalam penguraian bahan pakan. Mikroba berfungsi sebagai bahan protein bagi ternak.

3. Bidang Kedokteran
Kedokteran nuklir merupakan bidang kedokteran yang khusus menggunakan teknologi nuklir baik untuk diagnosis maupun pengobatan. Seperti berikut:
a. Teknik pengaktifan Neutron yang digunakan untuk menentukan kandungan mineral tubuh terutama untuk unsur-unsur yang terdapat dalam tubuh dengan jumlah yang sangat kecil.
b. Penentuan Kerapatan Tulang dengan Bone Densitometer dengan cara menyinari tulang dengan radiasi gamma atau sinar X. Perhitungan banyaknya radiasi yang diserap tulang dapat dilakukan pergitungan dalam komputer dengan alat Bone Densitometer.
c. Three Dimensional Conformal Radiotherapy (3D-CRT), perkembangan teknik elektronika dan komputer telah membawa perkembangan pesat dalam teknologi radioterapi. terapi radiasi ini menggunakan sumber radiasi tertutup atau pesawat pembangkit radiasi sudah lama dikenal untuk pengobatan kanker.

4. Bidang Kepurbakalaan
Radioisotop dalam bidang kepurbakalaan digunakan untuk menentukan umur suatu fosil. Dengan menganalisis karbon- 14 pada fosil, para ahli dapat mengirakan umur fosil. Penentuan umur dengan menggunakan radiokarbon bergantung pada pembentukan radio karbon- 14

E. Dosis Radiasi

Pemanfaatan radioisotop harus dilakukan dengan dosis radiasi tertentu. Jika dosis radiasi yang kita berikan tidak sesuai maka hasil yang kita peroleh juga tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Dosis radiasi didefinisikan sebagai banyaknya energi radiasi yang diserap tiap satu satuan massa zat.

Jadi, reaktor adalah tempat berlangsungnya reaksi fisi/inti secara terkendali. Komponen utama reaktor yaitu perisai radiasi, moderator, bahan bakar, dan batang kendali. Sedangkan isotop adalah inti-inti yang memiliki atom (Z) sama tetapi nomor massanya (A) berbeda. Radioisotop banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, misalnya bidang pertanian, peternakan, kedokteran, dan kepurbakalaan.

5 Comments

Leave a Reply