Mempraktekkan Tata Cara Shalat

sholat

Mempraktekkan Tata Cara Shalat
Shalat merupakan ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim. Bagi anak-anak yang masih kecil yang berumur dibawah 7 tahun, belum diwajibkan untuk melaksanakan shalat. Jika umur anak sudah 7 tahun, wajib bagi orangtuanya untuk mengingatkannya. Dan jika umur anak itu sudah 10 tahun anak tersebut belum mau melaksanakan shalat, maka orangtuanya boleh memukulnya.

Shalat adalah tiang agama, yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Dalam satu hari ada 5 shalat yang diwajibkan yaitu shalat subuh, dzuhur, asar, maghrib, dan isya.

Rukun shalat ada 13 macam yaitu:
1. Niat
2. Berdiri jika mampu
3. Takhbiratul ihram
4. Membaca surat Al-fatihah
5. Rukuk
6. I’tidal
7. Sujud
8. Duduk diantara dua sujud
9. Duduk akhir
10. Membaca tasyahud akhir
11. Membaca shalawat nabi
12. Mengucap salam pertama
13. Tertib

Dalam melaksanakan shalat antara gerakan dan bacaan harus sesuai. Kalau tidak shalat kita ridak sah. Antara gerakan shalat dzuhur, asar, maghrib, atau shalat lainnya adalah sama. Yang membedakan hanyalah jumlah raka’at, niatnya dan waktun pelaksanaannya.  Cara praktek shalat sebagai berikut:

1. Berdiri tegak lurus menghadap kiblat.

2. Niat, niat boleh dalam hati, boleh dilafalkan dengan ucapan.
▶ Niat shalat subuh

اُصَلِّيْ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

“USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA”

Artinya : Saya shalat subuh dua rakaat menghadap kiblat pada waktunya karena Allah ta’ala.

▶ Niat Shalat Dzuhur

اُاُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

“USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA”

Artinya : Saya shalat zuhur empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya karena Allah ta’ala.

▶ Niat Shalat Asar

اُصَلِّيْ فَرْضَ اْلَعَصْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى 

USHOLLII FARDHOL ‘ASHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA”

Artinya : Saya shalat asar empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya karena Allah ta’ala.

▶ Niat shalat Maghrib

اُصَلِّيْ فَرْضَ اْلْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

“USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA”

Artinya : Saya shalat maghrib tiga rakaat menghadap kiblat tepat pada waktunya karena Allah ta’ala.

▶ Niat shalat Isya’

اُصَلِّيْ فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

“USHOLLII FARDHOL ‘ISYAA’I ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA”

Artinya : Saya shalat isya’ empat rakaat menghadap kiblat pada waktunya karena Allah ta’ala.

3. Takhbiratul ihram
Mengangkat kedua tangan setinggi bahu/daun telinga dengan mengucapkan “Allahu Akbar” kemudian bersedekap membaca doa iftitah, surat alfatihah dan surat-surat pendek.

4. Rukuk
Gerakan rukuk diawali dengan mengangkat kedua tangan seperti takbiratul ihram, lalu badan membugkuk, kedua tangan memegang kedua lutut, jari-jari agak merenggang kepala dan punggung lurus merata sambil membaca doa rukuk “Subhaana Robbiyal Azimi Wabihamdi”

5. I’tidal
Bersiri lagi setelah rukuk sambil mengangkat kedua tangan dan melepaskan, lurus disiai badan dengan membaca “Sami Allahu liman hamidah” setelah berdiri tegak lurus membaca “Robbana Lakalhamdu mil ussama wati wamil ur ardi wamil uma si’tamin syai in ba’du”

6. Sujud pertama
Meletakkan dahi atau kening ditempat shalat di ikuti hidung, kedua telapak tangan, lutut dan jari-jari kedua kaki dengan membaca tasbih “Subhana Robbiyal a’la wabihamdih”

7. Duduk diantara dua sujud
Duduk diatas kaki kiri dan kedua telapak tangan diletakkan diatas paha. Dengan membaca “Robbigrfirli warhamni wajburni warfakni warjukni wahdini wa afini wagrfuani”

8. Sujud kedua
Sujud kedua sama saja dengan sujud pertama.

9. Duduk tasyahud awal
duduk ditempat shalat, telapak kaki kiri ditekuk dibawah pantat, telapak kaki kanan ditegakkan dengan ujung jari ditekuk seperti waktu sujud. Telapak tangan sebelah kiri diletakkan diatas paha sebelah kiri. Telapak tangan sebelah kanan diletakkan diatas paha sebelah kanan sejajar. Dengan membaca doa tasyahud

10. Duduk tasyahud akhir
Duduk tasyahud akhir, telapak kaki kiri disilangkan dibawah betis kiri kanan. Telapak kaki kanan ditegakkan dengan ujunh jari ditekuk seperti waktu sujud, telapak tangan kiri diatas paha sebelah kiri dan telapak tangan sebelah kanan diletakkan diatas paha sebelah kanan dengan jari telunjuk lurus menunjuk ke kiblat.

11. Salam
Memalingkan muka ke kanan sambil mengucapkan salam. Memalingkan muka ke kiri dan ke kanan. Dengan membaca”Assalamualaikum warohmatullahhi wabarokatuh”

Itulah cara-cara memprkatekkan shalat dengan tertib. Selamat mencoba ya buat adik-adik. Semoga bermanfaat buat kalian semua. Ingatlah bahwa shalat itu adalah tiang agama. Apabila orang yang memdirikan shalat maka dia mwnegakkan agamanya. Sedangkan orang yang tidak melaksanakan shalat maka dia meruntuhlan agamanya sendiri. So, belajarlah mulai dari sekarang ya!

Leave a Reply