Waspada!!! Hindari Semua Macam-Macam Najis Ini

Jika kita berbicara tentang najis. Pasti yang ada dalam pikiran kita najis itu adalah kotoran. Najis itu dikatakan haram. Untuk lebih jelasnya, najis itu adalah segala benda yang haram dimakan. Benda yang haram adalah sesuatu yang keluar dari qubul dan dubur, Darah, Nanah, Bangkai (kecuali bangkai ikan, belalang), anjing dan celeng, segala minuman keras, bagian yang terpisah dari binatang yang hidup, kecuali ikan dan belalang.

Macam-Macam Najis dibagi menjadi 3 bagian, berikut penjelasannya:
1. Najis Mukhofafah
Najis mukhofafah adalah air seni yang keluar dari bayi yang masih berumur dibawah dua tahun dan belum makan apa-apa, kecuali minum air susu dari ibunya. Cara menghilangkan najis tersebut dengan cara memercikkan air ke benda yang terkena air seni tersebut hingga basah meskipun airnya tidak mengalir.

2. Najis Mutawassithoh
Najis Mutawassithoh adalah segala sesuatu yang keluar dari qubul dan dubur manusia atau binatang kecuali mani, minuman keras, air susu binatang, dan bangkai. Najis ini tebagi manjadi dua macam yaitu:
a. Najis ‘Ainiyah artinya najis yang tampak. Cara menghilangkannya dibuang najisnya hingga hilang kemudian siram dengan air sampai bersih.
b. Najis Hukmiyah artinya najis yang tidak tampak. Misalkan, air seni orang dewasa yang sampai mengering tidak dibersihkan. Cara membersihkannya dengan cara tempat yang terkena air seni dibasuh dengan air hingga bersih.

3. Najis Mugholladloh
Najis Mughilladloh adalah najis yang timbul dari anjing dan celeng (babi). Cara menghilangknnya dicuci dengan air sebanyak 7 kali dan salah satunya dicampur dengab debu yang suci.

Selain itu, ada juga najis ma’fu. Najis yang diampuni yang tidak dituntut¬†untuk membersihkannya. Adapun najis ma’fu yaitu:
1. Bangkai binatang yang darahnya tidak mengalir. Seperti nyamuk, capung.
2. Darah atau nanah dari bisulnya sendiri.
3. Debu yang bercampur najis.
4. Najis yang amat sedikit sekali.
5. Percikan dari air-air selokan.
6. Segala sesuatu yang najis, yang sulit dihindari dari kebiasaan.
7. Darah atau nanah dari wudun/boroknya sendiri.

Dengan demikian, najis adalah segala sesuatu yang haram untuk dimakan. Najis dibagi menjadi tiga yaitu najis hukhofafah, najos mutawassitoh dan najis mugholadloh.¬† Selain itu ada juga najis yang tidak diwajibkan untuk dibersihkan yaitu najis ma’fu. Seperti percikan air selokan dan darah/nanah dari badan sendiri.

Leave a Reply