Kisah Adam dan Hawa menurut ajaran agama Islam

Kisah Adam dan Hawa

Setelah allah swt menciptakan bumi, langit dan malaikat, Allah swt berkendak menciptakan makhluk lain untuk mengisi dan memelihara bumi sebagai tempat tinggalnya. Pernahkah kamu berpikir, siapa makhluk pertama yang di ciptakan Allah swt ? ya benar jawabnya adalah Adam as. Mau tahu kisah Adam as dan Hawa? Yuk, simak! Adam as adalah bapak semua manusia dan makhluk pertama yang Allah swt ciptakan. (Adam dalam bahasa Arab berarti tanah, manusia atau cokelat muda). Adam as diciptakan dari segumpal tanah dan ditiupkan padanya sebagian ruh-Nya sehingga ia dapat bergerak dan menjadi manusia yang sempurna. Allah swt mengajarkan padanya semua hal tentang nama- nama tumbuhan, hewan, benda- benda dan semuanya yang ada di muka bumi, kemudian allah swt memerintahkan para malaikat sujud kepadanya tanpa terkecuali iblis pun diperintahkan untuk bersujud kepadanya.

Kisah Adam dan Hawa

Saat semua mahluk surga diminta sujud atas keagungan Allah swt, tetapi iblis yang tidak mentaatinya. Karena, iblis merasa lebih mulia dan agung. Atas kesombongan iblis, Allah swt mengusir dan mengeluarkannya dari surga. Dan Allah swt menjamin iblis kekal dan abadi sebagai penghuni neraka yang abadi. Iblis dengan sombong menerima hukuman itu dan bersumpah untuk memperdaya Adam as dan cucunya dari segala arah untuk meninggalkan jalan lurus dan menempuh jalan yang sesat bersamanya.

Sebelum diturunkan kebumi Adam as diberi kesempatan untuk tinggal di surga. Kemudian allah swt menciptakan pasangan untuk mendampinginya. Allah swt menciptakan Hawa sebagai pasangannya. Hawa, Allah swt ciptakan dari tulang rusuk sebelah kiri Adam as. Keduanya Allah swt tempatkan di surga. Sesuai dengan sumpah yang di ucapkan iblis saat di usir oleh Allah dari surga, iblis mulai berencana untuk menyesatkan Adam as dan Hawa dengan menggoda mereka untuk mendekati pohon yang dilarang oleh Allah swt. Atas bujukan iblis, akhirnya Adam dan Hawa mendekati pohon terlarang dan memakan buahnya. jadilah mereka melanggar. Allah swt berfirman :

فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ

“turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh yang bagi lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan” (Al- Baqarah 2:36).

Mereka sangat menyesali dengan apa yang mereka perbuat dan ingin bertobat. Allah memberi taubat pada keduanya. Lalu, Allah swt turunkan mereka ke bumi.

Penciptaan Adam as sebagai khalifah di muka bumi diungkapkan dalam Al-Qur’an: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” 

Kemudian Allah swt berfirman untuk menghilangkan keraguan malaikat:
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”  (Al- Baqarah 2:30)

Setelah turun ke bumi adam dan hawa mulai mempelajari cara hidup yang baru untuk bertahan hidup. Adam dan Hawa diturunkan pertama kali ditempat yang berbeda yang sangat jauh jaraknya. Setelah saling mencari akhirnya keduanya di pertemukan di bumi di Jabal Rahman, Arafah sekarang (Arab-Saudi).

Pada kisah Adam dan Hawa, Hawa melahirkan 20 pasang putra dan puteri. Diantaranya Qabil dan Iqlima, Habil dan Labuda. ketika anak anak nya dewasa Adam mendapatkan petunjuk dari Allah untuk menikahkan anak- anaknya secara bersilangan yaitu, Qabil dengan Labuda, Habil dengan Iqlima. Namun Qabil menolak karena iqlima lebih cantik dibanding Labuda. Dengan petunjuk Allah swt, Adam as merintahkan kedua putranya untuk berkorban dan barang siapa kurbannya di terima, ia yang berhak untuk memilih pasangannya. Kemudian keduanya menyelenggarakan upacara kurban. Allah swt menerima kurban Habil berupa ternaknya yang paling baik berupa domba kesayangannya. Tetapi, Allah menolak kurban Qabil berupa hasil cocok tanam yang paling jelek yang dimilikinya.

Pada kisah Adasm as dan Hawa, Qabil berontak dan marah sehingga membunuh saudaranya. Inilah peristiwa pembunuhan pertama yang terjadi di bumi yang dilakukan oleh anak manusia. Allah swt berfirman :

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ  مِنَ الْمُتَّقِينَ

” ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra adam (Habil dan Qobil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang merekaberdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil),”Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil, “sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang- orang yang bertakwa. ” (Al- Maa’idah :27)

Pada kisah Adam as dan Hawa di usir oleh Allah swt dari surga. Mereka diturunkan Allah swt ke bumi sebagai hukumannya. Selama menjalani hukumannnya  di bumi Adam as dan Hawa di beri keturunan sebanyak 20 pasang. Bagaimana, sekarang sudah tahu kan tentang kisah adam as dan Hawa? Mau tahu lanjutan kisah Qabil dan Iqlim

baca juga : kisah nabi ilyas menentang patung Ba’i

Leave a Reply