Kebutuhan Psikologis Siswa

Sebagai seorang guru, kamu harus mampu menguasai kelas dan mampu mengetahui watak dan apa yang menjadi keinginan murid-muridmu ketika disekolah. Ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan, watak dan sifat pada seseorang disebut dengan Psikologis. Jadi kebutuhan psikologis adalah suatu keinginan  yang mendasar dari dalam jiwa seseorang.

siswa

Psikologis Siswa

Guru yang sangat baik adalah guru yang dapat mengubah pembelajaran menjadi pengalaman yang menggembirakan dan menyenangkan. Pada umumnya kebutuhan psikologis siswa lebih membutuhkan perasaan memiliki, kegembiraan, kebebasan dan suasana baru saat belajar disekolah.

Nah, dengan mengetahui apa keinginan yang dibutuhkan siswa, kamu berkewajiban untuk menyalurkan keinginan dan kebutuhan mereka. Sehingga dalam proses belajar mengajar dapat tercipta suasana yang asyik, enjoy tanpa ketegangan. Penjelasan kebutuhan psikologis tersebut adalah:

1. Perasaan memiliki
Perasaan memiliki ini maksudnya berhak untuk mengungkapkan pendapat, mengembangkan dan berbagi rasa satu sama lain antar siswa lainnya. Dalam proses belajar mengajar misalnya, setiap anak berhak untuk menuangkan pikirannya tentang apa yang diketahuinya baik kepada guru maupun teman sekelasnya. Siswa berhak membaca dan mengerjakan tugas diperpustakaan. Bersama teman lainnya, siswa juga mempunyai perasaan memiliki. Seperti memiliki teman yang bisa diajak untuk belajar bersama, saling memberikan dukungan dan semangat serta memberikan motivasi satu sama lain.

2. Kegembiraan
Dalam lingkungan sekolah maupun sedang belajar dikelas harus memberi siswa kesempatan untuk bermain, tertawa, merasakan kegembiraan, maka siswa dapat menuangkan dan memuaskan kebutuhannya tersebut setiap hari. Menurut observasi, tertawa dapat mengurangi stress dan mengembangkan daya ingat. Untuk membuat kebutuhan psikologis anak tersalurkan bisa memberikan lelucon-lelucon kecil ketika sedang menjelaskan atau bisa juga menggunakan permainan dalam belajar kemudian memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil dalam permainan belajar tersebut.

3. Kebebasan
Kebebasan merupakan hal yang terpenting bagi siswa untuk menerapkan dan melakukan apa yang ia butuhkan selama itu masih dalam hal yang wajar. Kebebasan dimaksudkan ini tidak akan membuat kekacauan ketika dikelas. Misalnya saja, siswa diberikan kebebasan untuk mencari jawaban dalam pemecahan soal di buku-buku referensi lain. Siswa diberikan kebebasan untuk saling bertukar pikiran dengan temaan lainnya. Siswa juga diberi kebebasan untuk bertanya ketika tidak memahami pelajaran dan masih banyak lagi contoh lainnya. Jangan pernah membatasi kebutuhan siswa tersebut dan jangan pernah membuatnya merasa terkekang. Karena apabila siswa merasakan hal tersebut, maka pelajaran akan sulit untuk diterima.

4. Suasana baru
Setiap harinya siswa datang ke sekolah untuk belajar. Belajar disekolah harus menggunakan teknik khusus, seperti memberikan suasana baru terhadap siswa paling tidak disetiap bulannya. Misalkan dari hal kecil saja, dengan merubah posisi kursi dan meja serta saling bertukar tempat duduk, menggunakan berbagai macam metode dalam penyampaian materi agar siswa tidak bosan, mempraktikkan membuat sesuatu seperti membuat kerajinan tangan atau.melakukan sebuah pengamatan terhadap sesuatu. Jangan hanya menjelaskan lalu memberikan soal saja kepada siswa. Tetapi lakukanlah hal-hal tersebut.

baca juga : 7 peran dan tugas guru di dalam sekolah

Dari hal diatas dapat disimpulkan bahwa, menjadi seorang guru bukan hanya mengajar dan mendidik tetapi juga harus mementingkan apa yang menjadi kebutuhan siswa. Kamu harus mengetahui apa yang dibutuhkan siswa yang betul-betul dari dasar jiwanya. Setelah kamu mengetahui, kamu harus mampu menerapkannya dalam sehari-hari disekolah. Seperti misalnya memberikan kegembiraan kepada siswa ketika sedang belajar, agar mereka bisa tertawa melepas kepenatan dan suasana belajarpun menjadi tidak tegang.

One Response

Leave a Reply