Berikut Hal-hal yang perlu diperhatikan pada anak

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada anak

Dalam merawat, menjaga anak haruslah berhati-hati. Terutama dalam memberikan asupan atau nutrisi. Karena nutrisi itu sangat penting dalam proses perkembangan anak. Jika kita salah memberikan nutrisi pada anak, maka anak tersebut akan lambat dalam proses perkembangannya terutama pada pola pikir, memori atau daya tangkapnya dan rentan akan penyakit.

Untuk menbantu meningkatkan pola pikir, memori atau daya ingat sikecil banyak stimulasi yang bisa ibu berikan. Dari informasi yang saya dapat dari beberapa ibu, dalam pengalamannya. Mungkin saja bisa memberikan inspirasi buat para ibu lainnya untuk meningkatkan memori atau daya ingatnya.
“Suatu hari, ketika adzan magrib. Saya mendapati Feo (10 bulan) yang tadinya menangis kencang tiba-tiba setelah mendengar adzan terdiam. Lalu saya mengikuti adzan tersebut dengan mengangkat tangan saya ke telinga. Hari-hari selanjutnya ketika mendengar suara adzan di tv, feo langsung menoleh dan mengangkat tangannya sendiri ke telinga. Hal itu saya biarkan saja, saya pikir mungkin dia sedang mencoba memahami suara yang didengarnya. Ujar Rita Novriani dari Palembang.

Almaira (4tahun), Saya pernah mengajarkannya membuat sebuah surat. Setelah saya lihat dia bisa mengerjakannya. Dia selalu menulis surat. Dirumahpun saya selalu menyediakan buku. Karena Maira selalu menulis surat untuk paman/bibinya. Lalu saya katakan padanya kalau sudah menulis surat, berikan suratnya pada siapa yang dikirimin surat. “Masana Ratu, Palembang”

Dari informasi tersebut, anda juga bisa membacakan sebuah buku cerita pada anak atau juga bisa selalu mengajak anak kita berbicara meskipun anak tersebut masih bayi untuk meningkatkan memori atau daya ingatnya.

Telah kita ketahui, sejak masih dalam kandungan, sel-sel otak mengalami proses pertumbuhan. Untuk itu seorang ibu penting memperhatikan nutrisinya. Ketika bayi lahir sampai usia dua tahun, otaknya mengalami proses pertumbuhan yang luas biasa.

Untuk itu ia butuh nutrisi untuk perkembangan otaknya dan mengoptimalkan perkembangan pola pikir, memori atau daya ingatnya.
1. Asam lemak tak jenuh, ini berasal dari ASI, aneka jenis ikan tenggiri dan tuna, sayuran berwarna hijau, dan minyak nabati.
2. Kalori dan protein, dengan mengkonsumsi daging sapi, ayam, ikan, telur, minyak ikan serta tempe dan tahu.
3. Seng, sumber makananya dari daging, hati ayam, seefood, susu, kacang-kacangan dan biji-bijian.
4. Zat besi, bisa diperoleh dari hati, daging merH, telur, ikan, padi, gandum juga sayuran hijau.
5. Kelompok vitamin B, banyak terdapat pada padi, gandum, aneka kacang, ikan, daging, hewan tanpa lemak, olahan susu, dan aneka sayuran.

jadi, dalam proses perkembangan anak, hal yang harus diperhatikan adalah memberikan asupan atau nutrisi yang cukup seperti, Vitamin B, kalori, protein, zat besi dan asam lemak tak jenuh (ASI). Disamping itu kita juga harus mengajak sikecil aktif, dengan cara mengajarkannya mendengarkan sebuah cerita, mengajaknya bicara, melakukan gerakan-gerakan kecil.

Leave a Reply