Dampak Zat Pewarna Dan Penyedap Makanan

ilustrasi

Zat pewarna dan penyedap makanan biasanya sering digunakan para pedagang untuk menambah daya tarik para konsumen. Para pedagang menambahkan zat pewarna pada makanan yang dijualnya sehingga makanan tersebut akan kelihatan menarik, kelihatan lezat. Selain menambahkan zat pewarna makanan juga sering diberi bumbu penyedap, agar makanan tersebut terasa lebih enak.

Zat yang digunakan tersebut dinamakan zat aditif dan zat tambahan. Zat tersebut memiliki dua varian yaitu zat pewarna dan penyedap alami dan buatan. Zat yang alami tidak berdampak apa-apa pada tubuh kita, sedangkan zat buatan sangat berdampak buruk pada kesehatan tubuh kita.

Zat pewarna buatan dapat menimbulkan kanker. Selain itu zat warna tersebut apabila dikonsumsi akan melalui ginjal, oleh sebab itu dapat menimbulkan gangguan ginjal. Biasanya produsen menggunakan pewarna sintetik yaitu pewarna yang dipakai untuk warna kertas dan tekstil, bukan untuk makanan. Pewarna sintetik tersebut lebih murah harganya dibandingkan pewarna makanan. Sedangkan bahan penyedap buatan yanh banyak digunakan yaitu monosodium glutamat yang berfungsi untuk memperkuat rasa makanan. Bahan penyedap alami yang baik terkandung dalam biji-bijian, ikan, dan daging.

Dengan demikian berhati-hatilah dalam mengkonsumsi makanan, jangan sembarangan. Jika tidak maka akan membahayakan tubuh. Kita bisa terkena penyakit kanker, ginjal dan penyakit lainnya. Sebaiknya mengkonsumsi makanan hasil masakan sendiri, istri, ibu, ataupun saudara perempuan, lebih tepatnya masakan rumah sendiri. Boleh saja mengkonsumsi makanan di luar, tetapi jangan terlalu sering. Akibatnya pada tubuh kita sendiri. karena kesehatan itu adalah hal yang sangat mahal. Maka sayangilah tubuh kita.

Leave a Reply