Baca Yuk Sejarah Tentang Kelahiran Nabi Muhammad Saw

Mekkah adalah kota yang banyak menyimpan sejarah. Dikota ini berdiri bangunan suci Kakbah yang didirikan Nabi Ibrahim a.s beserta anaknya Nabi Ismail a.s. Bangunan Kakbah ini sangatlah penting bagi kota Mekkah selanjutnya. Mekkah adalah pusat ibadah, Mekkah juga menjadi tempat jalur perdagangan yang strategis. Sejak dulu, Mekkah menjadi tempat transit antara kafilah dagang dari Palestina menuju Yaman atau sebaliknya. Disana juga terdiri pasar-pasar, sehingga Mekkah tumbuh menjadi kota yang ramai. Dikota Mekkah ini pula lahir seorang manusia terpilih. Siapakah Dia? Pelajari yuk, sejarah lahirnya manusia terpilih ini.

Abdullah adalah seorang pedagang. Ia berdagang di Syam. Ketika Abdullah dalam perjalanan pulang, beliau terlebih dahulu singgah ketempat saudara-saudara ibunya di Madinah, untuk beristirahat karena merasa letih selama dalam perjalanan. Setelah itu Ia pulang ke Mekkah bersama kafilah dagang. Akan tetapi, dalam perjalanan pulang Ia menderita sakit. Kawan-kawan berdagangnya pun pulang terlebih dahulu meninggalkan beliau. Setelah sampai di Mekkah, kawan Abdullah memberitahukan berita sakitnya kepada Abdul Muttalib, ayah dari Abdullah.

baca juga : hukum-hukum dalam islam

Lalu Abdul Muttalib mengutus salah seorang anak nya untuk membawa Abdullah, selang sebulan sesudah kafilah berangkat ke Mekkah. Tetapi sesampainya disana ternyata Abdullah telah meninggal dan dikuburkan. Keluarga besar Abdul Muttalib  sangat berduka, terutama Aminah istri dari Abdullah yang sedang mengandung. Usia kandungan Aminah sudah sempurna dan persalinannya sudah dekat. Akhirnya lahirlah seorang bayi laki-laki. Tak lama kemudian, Aminah memberitahukan kabar tersebut kepada Abdul Muttalib yang berada di Kakbah.

Abdul Muttalib dengan cepat-cepat untuk menemui menantunya tersebut. Diangkatnya dan diciuminya bayi itu dan langsung dibawa ke Kakbah. Lalu bayi tersebut diberi nama Muhammad. Muhammad lahir pada Tahun Gajah (570 Masehi) tepat pada tanggal 12 bulan Rabiul Awal. Untuk menyambut kelahirannya, pada hari ke tujuh Abdul Muttalib mengadakan syukuran dengan menyembelih unta. Kemudian mengundang makan masyarakat Quraisy. Banyak orang-orang yand datang menanyakan alasan, kenapa diberi nama Muhammad. Lalu Abdul Muttalib menjawab “Aku menginginkan dia menjadi orang yang terpuji, baik bagi Tuhan dilangit dan untuk makhluk-Nya dibumi.

baca juga : manfaat dari membaca alquran

Di Kakbah, muhammad diasuh oleh seorang wanita yang bernama Halimah tusya’diyah yang menerima jasa penyusuan dan perawatan bayi. Muhammad di tinggal bersama Halimah selama 5 tahun. Halimah merawat Muhammad dengan penuh cinta dan kasih sayang serta mengajarinya bahasa Arab. Sesudah 5 tahun, Muhammad kembali ke ibunya di Mekkah. Kemudian Abdul Muttalib mengasuh dan merawatnya. Lebih-lebih lagi kecintaannya ketika Amninah membawa anaknya itu ke Madinah untul dikenalkan dengan saudara-saudara kakeknya. Dalam peejalanan ke Madinah tersebut, tiba-tiba Aminah sakit dan meninggal lalu dikuburkan diperjalanan tersebut. Kini Muhammad menyadari bahwa dirinya seorang yatim piatu. Lalu Muhammad dibawa pulang kembali ke Mekkah dan diasuh oleh kakeknya. Pada saat Muhammad berusia 8 tahun, kakeknya Abdul Muttalib meninggal pada 578 M.

Pengasuhanpun diberikan kepada Abu Talib. Ia adalah anak Abdul Muttalib, paman dari Muhammad. Bersama pamannya, Muhammad bekerja dengan mengembala biri-biri dan unta dibukit diluar kota Mekkah. Selama tinggal dengan pamannya, Ia menjadi pribadi yang peduli, selalu memihak kebenaran, dan memiliki kejujuran serta kesungguhan dalam berusaha. Muhammad pun dikenal dengan gelar Al-Amin (dapat dipercaya). Ketika Ia sudah berusia 12 tahun, Ia ikut rombongan pamannya berdagang di Bushra negeri Syam. Dalam berdagang beliau sukses menjual barang dagangan yang dibawanya, Abu Talib pun memberinya gaji dengan memberikan empat ekor unta. Besarnya gaji yanh diberikan mengingat nama baik Al-Amin yang telah dikenal luas hingga dipelosok Arab. Kejujuran pribadi Muhammad miliki, tentunya sangat dibutuhkan dalam berdagang.

dan baca juga : peristiwa penting tentara bergajah di mekah

Nah itulah tadi sejarah singkat Tentang Kelahiran Nabi Muhammad Saw anak dari pasangan Abdullah dan Aminah. Beliau seorang anak yatim piatu ketika berumur 8 tahun. Muhammad di asuh oleh seorang ibu pengganti sebagai ibu susuan yaitu Halimah tusya’diyah. Ketika berumur 5 tahun beliau dikembalikan lagi ke Aminah untuk diperkenalkan kepada saudara-saudara Abdul Muttalib. Dalam perjalanan inilah Ibunya Meninggal karena sakit. Lalu Muhammad tinggal bersama kakeknya sampai berumur 8 tahun, dikarenakan kakeknya Abdul Muttalib meninggal. Pengasuhanpun diberikan kepada pamannya yang bernama Abu Talib, bersama Abu Talib Ia mengembala biri-biri dan untu serta ikut pamannya berdagang. Muhammad dikenal dengan gelar Al-Amin (dapat dipercaya) karena sifat-sifat yang dimilikinya dengan penuh kejujuran, kelembutan, memihak kebenaran, kehalusan watak dan budi pekertinya.

Leave a Reply