Apa Jadinya Jika dihati Tak Punya Cinta?

cinta

Apa Jadinya Jika dihati Tak Punya Cinta?

Cinta adalah anugerah dari yang kuasa. Setiap orang memiliki cinta dalam hatinya. Cinta tidak hanya kepada berlawanan jenis saja. Tetapi cinta kepada Allah yang paling utama, karena Dialah yang maha menciptakan jiwa raga seseorang dan Ia pula maha membolak balikkan hati setiap umat-Nya.

Cinta kepada Allah bisa kita lakukan dengan cara sholat, berdoa, berdzikir, bersadakoh dan selalu berada dijalan-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Cinta tidak hanya kepada Allah, antar lawan jenis, cinta juga bisa terhadap orangtua, adik kakak, saudara, sahabat, makhluk hidup lainnya bahkan antar umat beragama. Karena mengingat semboyan kita “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti meskipun berbeda-beda tetapi masih satu jua. Jadi antar manusia meskipun berbeda agama, berbeda suku, ras dan budaya, kita harus saling menghargai satu sama lain. Karena Allah telah menanamkan cinta dari sejak kita didalam rahim.

Cinta itu berupa kasih sayang, peduli antar sesama, cinta tidak pernah menyakiti raga, bebas dari rasa iri dengki. Lalu bagaimana jika dihati kita tidak dipenuhi rasa cinta, hum, apalah jadinya? Jika hati kita tidak ada rasa cinta, maka tidak akan ada rasa kasih sayang, keperdulian antar sesama umat-Nya atau sebagainya hal itu akan menimbulkan kekacauan bagi kita semua.

Berikut beberapa panduan sebagai renungan tentang cinta:

Bagaimana jika kita bekerja tidak didasari dengan rasa cinta?
“Jika engkau tidak sanggup bekerja dengan rasa cinta maka lebih baik mengambil tempat dan meminta sedekahlah dari mereka yang bekerja”
Jadi, seberat dan sesulit apapun pekerjaan yang kita miliki, lakukanlah semuanya dengan rasa ikhlas dan penuh dengan rasa cinta. Karena jika engkau bekerja dengan demikian, maka pekerjaanmu akan terasa ringan dan hati selalu gembira tanpa mengeluh.

Lalu, apakah sebenarnya cinta sejati itu?
“Cinta sejati itu adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya. Meskipun dia tidak memperdulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia. Dan ketika melihat dia bersama orang lain, kamu masih bisa tersenyum dan berkata “aku bahagia melihatmu bahagia”. Walau terkadang hati menangis. Karena Allah telah mengajarkan kepada kita arti dari kasih sayang dan ketulusan sesungguhnya.

Apa yang engkau lakukan jika hati, cinta dan jiwamu melintasi surga?
“Allah selalu menganugerahkan cinta kepada siapa saja umatnya. jika hati dan jiwamu melintasi surga, janganlah engkau padamkan kasih sayang Allah dalam kegelapan dan kesalahan” jadi, janganlah engkau sia-siakan cinta yang diberikan Allah hanya untuk melakukan perbuatan yang salah.

Sama halnya dengan sahabat, jika manusia kehilangan sahabat dia akan melihat sekitarnya dan sahabatnya datang menghiburnya. Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati dengan kasih dan kau beri dengan rasa terima kasih. Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian. Betul tidak?

Dan ketika hati tak mampu lagi merahasiakan segala penderitaan, ketika mata ini selalu dialiri oleh air mata, dak ketika hati ini sudah ingin meledak oleh beratnya beban yang kita pendam, dan tak mampu menemukan petunjuk atasnya. Ingatlah, bahwa semua itu berasal dari-Nya. Allah memberikan kesabaran dalam hati kita, Allah memberikan segala penderitaan agar kita lebih mendekatkan diri pada-Nya, dan Allah akan memberikan dan kamu akan menemukan kegembiraan dalam kedudukannya, orang yang memiliki cinta dalam hatinya akan menemukan kesenangan dan belas iba dalam impian.

Oh, wahai pemuda yang berbahagia Aku berseru “apa yang diinginkan tragedi/kejadian yang kau alami dari aku saat engkau disampingku?
Dia menjawab “Dia datang untuk memperlihatkan padamu bumi dan segala penderitaannya, karena siapapun yang belum pernah melihat penderitaan tidak akan pernah melihat kesenangan”

Dengan demikian, Telah kita ketahui bahwa Allah adalah maha segalanya, Dialah yang menciptakan manusia, jiwa raga serta hati dan pikirannya. Sejak didalam rahim allah telah meniupkan ruh pada diri kita, Allah telah memberikan hati dengan penuh cinta dan kasih sayang. Cinta kepada Allah kita lakukan dengan cara selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Selain cinta kepada Allah, cinta juga bisa kepada siapa saja lawan jenis, saudara, makhluk hidup atau lain sebagainya.

Jika dihati kita tidak memiliki rasa cinta, maka tidak akan terciptanya rasa kepedulian, rasa kasih sayang antar sesama. Tentunya, apabila mereka tidak memiliki cinta, semuanya akan menimbulkan kebencian, iri dengki, permusuhan bahkan peperangan.

Betapa kayanya Allah yang telah memberikan kita kehidupan didasarkan cinta. Cinta merupakan pertalian kokoh antar jiwa manusia.

Leave a Reply