11 Gangguan Sistem Gerak Pada Manusia

Setiap hari manusia melakukan aktivitas. Segala aktivitas yang dilakukan tersebut membutuhkan gerakan. Sehingga setiap harinya manusia itu selalu bergerak menggunakan tulang yang dibantu oleh otot. Jenis-jenis tulang tersebut terbagi berdasarkan kekerasannya yaitu tulang rawan yang bersifat lunak dan elastis dan tulang sejati yang terbentuk dari jaringan tulang keras.

sistem gerak pada manusia

Kemudian berdasarkan bentuknya, tulang terbagi menjadi tulang pipa yang mengandung sumsum tulang dan bagian dalamnya berongga seperti tulang paha. Tulang pendek yaitu tulang yang berbentuk pendek yang membentuk ruas-ruas tulang seperti ruas-ruas tulang belakang. Tulang pipih adalah tulang yang bagian dalamnya berongga seperti spons. Misalnya tulang dada, tulang belikat dan tulang rusuk.

Jenis tulang berdasarkan Matriksnya yaitu tulang kompak adalah tulang yang sangat padat dan rapat seperti tulang pipa. Dan tulang spons adalah tulang yang matriksnya longgar seperti tulang pipih dan tulang pendek. Semua jenis tulang tersebut dapat dibantu dengan cara kerja otot yang berkontraksi, jika otot telah berkontraksi maka otot lainnya akan berelaksasi. sehingga kamu dapat bergerak dan beraktivitas.

Untuk melakukan aktivitas setiap harinya, kamu harus berhati-hati. Jika kamu tidak berhati-hati dan tidak menjaga kesehatan tulangmu, maka akan terjadi gangguan pada sistem gerakmu.

Berikut 11 Gangguan Sistem Gerak Pada Manusia :

1. Patah Tulang (Fraktura)
Flaktura atau Patah tulang terjadi karena benturan yang terjadi pada tulang. Misalnya akibat jatuh dari lantai yang tinggi, kecelakaan. Patah tulang ada dua macam yaitu patah tulang terbuka dan patah tulang tertutup. Patah tulang terbuka adalah tulang yang mencuat dan menembus kulit. Sedangkan patah tulang tertutup adalah tulang yang patah tetap didalam kulit.

2. Osteoporosis
Osteoporosis adalah rapuhnya tulang karena tulang tidak mampu lagi menyerap kalsium yang masuk kedalam tubuh. Osteoporosis ini biasanya dialami oleh manusia yang sudah lanjut usia. Untuk menghindari gangguan Osteoporosis sebaiknya minum susu yang mengandung kalsium.

3. Osteomalasia
Kelainan yang terjadi pada tulang akibat kekurangan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D disebut dengan Osteomalasia. Gangguan Osteomalasia ini biasanya kekurangan mengkonsumsi makanan seperti padi-padian, susu dan jarang terkena sinar matahari.

4. Athritis
Athritis yaitu peradangan yang terjadi pada persendian yang disebabkan oleh mengangkat barang-barang terlalu berat. Athritis dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, olehraga yang teratur, dan dapat di lakukan pemijitan dengan minyak gosok dan hati-hati dalam beraktivitas.

5. Rakhitis
Rakhitis yaitu kelainan tulang karena kekurangan vitamin D. Sehingga dapat mengakibatkan kakiĀ  penderita berbentuk O atau X. Hal ini biasanya terjadi pada saat seorang wanita sedang mengandung. Sebaiknya pada saat mengandung kamu harus mengkonsumsi asupan yang bergizi dan vitamin yang cukup. Jika saat mengandung kurang mengkonsumsi vitamin. Seperti kekurangan vitamin D, akan mengakibatkan anak yang dilahirkan mengalami kelainan tulang pada kaki.

6. Kram (kejang otot)
Kram terjadi karena otot selalu bergerak melakukan aktivitas sehingga dapat membuat otot menjadi tegang. Kejang dapat terjadi karena cuaca dingin, tidak seimbangnya ion dan air didalam tubuh, aktivitas otot yang terlalu berat. Jika kram akan terasa nyeri dan sakit. Maka dari itu dalam melakukan aktivitas jangan terlalu banyak melakukan gerakan yang berlebihan.

7. Miastenia gravis
Miastenia gravis adalah penyakit yang disebabkan oleh otot yang melemah dan cenderung lumpuh. Penyakit ini biasanya terjadi pada sekitar mata muka, leher dan anggota gerak.

8. Gangguan pada tulang belakang yaitu gangguan yang terjadi akibat salah duduk dan berdiri. Adapun gangguan tersebut yaitu:
a. Skoliosis adalah gangguan pada tulang belakang yang melengkung ke arah kiri/kanan. Hal ini karena posisi duduk selalu membengkokkan badan.
b. Lordosis adalah gangguan pada tulang belakang yang melengkung kedepan sehingga bagian perut maju.
c. Lifosis adalah gangguan pada tulang yang melengkung ke belakang akibat posisi duduk selalu membungkuk.

9. Atrofi dan Hipertrofi otot
Atrofi otot yaitu menyusutnya otot akibat tidak pernah digunakan. Sedangkan Hipertrofi yaitu membesarnya otot akibat digunakan dan dilatih terus menerus. Misalnya melakukan olahraga gym mengangkat benda-benda berat seperti mengangkat barbel. Sehingga dapat membentuk tangan menjadi lebih besar.

10. Polio
Polio adalah gangguan sistem gerak yang menyerang saraf pengendali otot. Gangguan ini disebabkan oleh yaitu infeksi virus. Polio menyebabkan mengecilnya kaki sehingga penderita menjadi lumpuh. Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan imunisasi polio.

11. Tetanus
tetanus yaitu otot terus menerus mengejang yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonela Thyposa. Akibatnya otot-otot terus menerus mengejang. Misalnya, luka akibat tertusuk paku karat.

baca juga cara efektif menjaga kesehatan mata

Dengan demikian, sistem gerak manusia adalah tulang. Tulang tidak akan bergerak jika tidak ada otot. Tulang dan otot sangat berhubungan erat untuk melakukan aktivitas. Cara kerja otot yaitu dengan cara berlawanan. Sehingga salah satu otot dapat berkontraksi dan akan berelaksasi untuk malakukan gerak. Pada manusia sering sekali terjadi gangguan pada sistem gerak. Untuk itu kamu harus selalu berhati-hati dan menjaga tubuhmu dalam beraktivitas dan makanlah makanan yang mengandung gizi dan vitamin yang cukup dan seimbangkan dengan olahraga. Sehingga anda terhindar dari gangguan sistem gerak pada tubuhmu.

Leave a Reply